This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 05 April 2013

Macam-macam varian Linux,beserta Kelebihan dan kekurangannya



Sebagai sebuah sistem operasi, tidak ada sistem operasi yang sempurna yang tidak memiliki celah dalam hal kelebihan maupun kekurangan, begitu juga dengan Linux. Berikut adalah kelebihan dari Linux dibandingkan dengan sistem operasi lainnya:
  1.  Linux bisa didapatkan secara bebas tanpa perlu membayar lisensi dan user juga bisa melakukan download source code (kode sumber) Linux jika ingin melihatnya tanpa ada batasan apapun (Free and Open Source Software), dengan artian siapa saja bisa mengembangkan Linux tersebut
  2. Sekali melakukan instalasi Linux, hampir semua driver hardware sudah dideteksi dan sudah terdapat beberapa aplikasi pendukung yang include dengan sistem operasi Linux tersebut sehingga bisa langsung dipakai ketika baru selesai menginstall sistem operasi saja. (Dengan artian tidak perlu menginstall driver motherboard, sound card, chipset dan lain sebagainya). 
  3. Linux memiliki koleksi software yang lengkap untuk keperluan desktop, notebook ataupun server. Jika software yang ada pada saat sistem operasi diinstall itu kurang, user dapat menambahkannya dengan mudah melalui repository yang tersedia. (Ada beberapa aplikasi di Linux yang memungkinkan user untuk menginstall beberapa aplikasi Windows di sistem operasi Linux, contohnya Wine (Windows Emulator) dan Crossover).
  4. Linux terbukti sangat stabil dan handal, hal ini terbukti saat ini kebanyakan server lebih memilih menggunakan sistem operasi Linux daripada sistem operasi lainnya. User juga tidak perlu melakukan restart (warm boot) ketika selesai melakukan konfigurasi sistem di sistem operasi Linux. 
  5. Linux lebih aman terhadap virus, karena selain jumlah virus di Linux sangat minim sekali Linux juga sangat ketat dalam hal pengelolaan keamanan (rata-rata virus tidak mampu beroperasi/berjalan di atas sistem operasi Linux sehingga user bisa langsung melakukan penghapusan terhadap virus tersebut hanya dengan menggunakan tombol delete.
  6. Perbaikan celah (bug) atau dapat dikatakan cacat yang terdapat di sistem operasi Linux sangat cepat, karena Linux dikembangkan secara komunitas dan setiap komunitas bisa memberikan masukan-masukan dan perbaikan untuk celah atau cacat tersebut melalui dokumentasi dan informasi yang mudah dicari (sehingga user biasa seperti kita ini yang bukan tergabung dalam sebuah komunitas Linux juga bisa ikut memberikan saran untuk pengembangan sebuah sistem operasi Linux)

Setiap sesuatu yang memiliki kelebihan pasti memiliki kekurangan, berikut adalah berbagai kekurangan dari Linux:
  1. Linux kurang memiliki dukungan dari produsen hardware dalam hal penyediaan software pengendali (driver). Hampir semua software pengendali (driver) yang ada saat ini di Linux merupakan hasil jerih payah komunitas dan sebagian kecil murni dukungan dari produsen hardware.
  2. Linux masih kurang didukung oleh beberapa pembuat Game. Kebanyakan pembuat game masih menggunakan sistem operasi berbayar (Windows) sebagai platformnya. (itulah sebabnya ada sebagian game yang apabila diinstall di linux memiliki kelemahan yaitu resolusi yang berbeda dengan resolusi game sistem operasi berbayar (Windows) sehingga ada perbedaan tampilan pada saat menjalankan game tersebut di Linux contohnya tampilan gamenya tidak full screen).
  3. Masih dijumpai beberapa software yang hanya berjalan di sistem operasi lain dan belum dijumpai software penggantinya yang bersifat open source di Linux.
  4. Bagi sebagian orang, ada kesulitan untuk memilih sistem operasi open source mana yang akan digunakan karena banyak sekali distro-distro hingga saat ini. Hal itu dapat diatasi dengan membaca artikel seputar sistem operasi yang akan dipilih sebelum menggunakan distro mana yang akan digunakan. (selain distro, distribusi utama yang bisa menghasilkan distro-distro linux baru sering disebut dengan istilah Varian). Berikut beberapa jenis varian beserta contoh distro turunannya yang terkenal saat ini:
 
1.       Redhat, merupakan distro pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah, dulu merupakan distro paling popular di Indonesia. Distro berbasis Redhat menggunakan binary RPM (Redhat Package Management). Contoh distro varian ini adalah Redhat, Mandrake, Mandriva, PCLinuxOS, centOS, Fedora core, IGOS dan lain-lain.
2.       Debian, merupakan distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan binary *.deb dalam paket instalasi programnya. Contoh distronya, Debian, Ubuntu dan turunannya, gOS Linux, Dreamlinux, Linux Mint, Xandros, BlankON Linux, DewaLinux, dan lain sebagainya.
3.       Slackware, bisa dikatakan Linux untuk advanced, hampir semua dokumentasi Linux disusun berdasarkan slackware, semua isinya (kernel, library ataupun aplikasinya) sudah teruji, mungkin tua tapi tetap stabil.  Slackware menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang di install oleh user teroptimasi dengan sistem user. Slackware menggunakan libc5 dalam binary/librarynya dan filenya menggunakan .tgz. Contoh distronya sebagai berikut Slackware, Slax, Zenwalk, Zencafe, Vektor Linux, Backtrack, Kate OS, Puppy Linux, dll.
4.       SuSE, merupakan distribusi dari YaST (Yet another Setup Tools) yang digunakan untuk mengkonfigurasi sistem. Merupakan salah satu distro Linux dari perusahaan Novell atau lebih tepat dari anak perusahaannya Suse Linux GmbH (Software- und System-Etwicklungsgesellschaft mbH, Nurnberg). Merupakan distribusi pertama yang proses instalasinya menggunakan bahasa Indonesia. Contoh distronya SuSE Linux Enterprise, OpenSuSE, dll.
5.       BSD, yang merupakan singkatan dari Barkeley Software Distributions merupakan nama distribusi source code yang berasal dari Universitas California Barkeley yang berasal dari pengembangan UNIX AT&T Research. Beberapa distro BSD dikembangkan berdasarkan source code yang dikenal sebagai 4.4BSD-Lite. Contoh distro adalah: FreeBSD, OpenBSD, netBSD, DragonflyBSD, PcBSD.(varian distro linux)

Jumat, 01 Maret 2013

Mempercepat kinerja Komputer dengan mengedit Regedit

Fungsi klik-kanan merupakan cara yang sangat baik untuk mempelajari beberapa fungsi Windows yang tersembunyi. Ingin lebih? Cobalah Anda mulai menjelajahi aplikasi Control Panel dan temukan beberapa teknik yang bermanfaat. Dan masih ada lagi aplikasi Command Line pada folder Windows’ System32. Tapi, tidak ada satupun yang bisa menandingi Registry.
Registry dilengkapi dengan berbagai pengaturan yang bermanfaat untuk meningkatkan kinerja, memperbaiki lubang keamanan, dan bahkan mengubah basis fundamental Windows untuk bekerja lebih baik. Walaupun terlihat sangat canggih, Anda tetap perlu untuk berhati-hati dalam menggunakannya karena bukan hanya fitur yang membantu tetapi juga banyak perangkap.
Jika tidak berhati-hati, Anda justru malah menambahkan masalah dari pada memecahkannya. Untuk itu, di bawah ini terdapat 20 hack yang bisa Anda coba untuk membuat PC Anda menjadi lebih baik. Selamat mencoba!!

1. Tingkatkan Keamanan
Seseorang yang tidak diinginkan bisa dengan mudah mengambil data Anda dengan USB apabila ia berhasil mengakses PC Anda secara fisik. Jika Anda menggunakan Windows XP2 atau versi sesudahnya, ada sebuah cara sederhana untuk mencegahnya.
Masuk ke “HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\StorageDevicePolicies”, buatlah sebuah nilai DWORD yang disebut “WriteProtect” dan atur pada nilai “1″. Anda akan bisa membaca drive USB, tetapi tidak bisa memindahkan data ke dalamnya lagi.
2. Kendalikan UAC
Kendali Akun Pengguna milik Vista sangat sering memunculkan peringatan-peringatan yang akhirnya dimatikan oleh para pengguna. Tapi, kadang justru membuat mereka kelewatan fitur-fitur yang bermanfaat seperti mode perlindungan untuk IE. Anda bisa mengendalikannya dengan cara menonaktifkan peringatan bagi administrator, jadi Anda tidak perlu terganggu, namun UAC tetap bekerja pada latar belakang dan Anda masih bisa mendapatkan fitur-fiturnya.
Untuk melakukan ini, masuk ke “HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\ConsentPromptBehaviorAdmin”, dan atur nilainya menjadi “0″. Untuk mengembalikannya ke kondisi normal, atur nilainya menjadi “2″.
3. Ubah Pemilik
Instalasikan Windows pada PC dan Anda pasti akan diminta untuk memasukan nama, yang kemudian akan disimpan sebagai pemilik yang terdaftar (jalankan WinVer untuk melihat ini pada sistem Anda). Jika Anda membeli sebuah komputer bekas, mungkin Anda ingin mengganti nama pemiliknya dengan nama sendiri. Hmm..tak ada cara lain selain dengan Registry.
br>Masuk ke dalam “HKLM\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion” dan akan melihat dua kalimat “RegisteredOwner” dan “RegisteredOrganization”. Klik ganda pada keduanya untuk mengganti.

4. Mengurutkan File dengan Benar
Mengurutkan nama file pada Explorer bisa menjadi suatu masalah. Pengaturan awal, ia akan menempatkan “File_v2.txt” sebelum “File_v15.txt”, dan itu bukanlah urutan ASCII, tetapi terlihat lebih masuk akal. Tetapi, bagaimana jika “v” merujuk kepada nomor versi, dan seharusnya “File_v15.txt” di urutan terdahulu? Pada saat ini, sistem awal Explorer tidak bisa bekerja sama sekali.
Untuk mengembalikan pengurutan berdasarkan ASCII yang biasa, masuk ke “HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer”, buatlah nilai DWORD yang disebut “NoStrCmpLogical” dan atur nilainya menjadi “1″. Hapus kode tersebut jika ingin kembali ke kondisi awal Explorer yang standar.
5. Troubleshoot Startup
Jika Windows membutuhkan waktu yang terlalu lama untuk start up maupun shut down, kemungkinan ia sedang memiliki maslah. Untuk mengetahui apa yang sedang terjadi kembali masuk “HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System”, buatlah sebuah nilai DWORD yang disebut “verbosestatus” dan atur nilainya menjadi “1″. Restart PC Anda dan Windows akan memberitahu Anda apa yang sedang terjadi.
6. Mengatur Tipe-Tipe Folder
Explorer milik Vista akan secara cerdas memilih tipe folder Anda berdasarkan isinya. Tetapi, hal ini berarti folder download Anda akan berubah menjadi folder musik jika Anda mengunduh beberapa MP3. Untuk memperbaiki ini, masuk ke dalam “HCU\Software\Classes\LocalSettings\Software\Microsoft\Windows\Shelf”, hapus subkey “Bags” dan buat yang baru pada lokasi yang sama.
Buatlah kunci bernama “AllFolders” di bawah Bags, dan kunci lain bernama “Shell” di bawahnya lagi. Kemudian klik padanya untuk membuka “HCU\Software\Classes\LocalSettings\Software\Microsoft\Windows\Shell\Bags\AllFolders\Shell”. Klik kanan pada bagian kanan panel, pilih “New | String Value” dan namakan ini “FolderType”. Kemudian, klik ganda pada FolderType dan atur nilainya menjadi “NotSpecified”. Anda masih bisa mengubah tipe folder, tapi Vista tidak akan mengubahnya secara otomatis.
7. Enkripsi dengan Mudah
Beberapa versi Windows memungkinkan Anda untuk mengenkripsi file, walaupun prosesnya agak aneh. Anda harus mengklik-kanan pada file, pilih “properties”, tekan tombol “Advanced, cek “Encrypt contents to secure data”, dan tekan “OK” sebanyak 2x.
Untuk cara yang lebih sederhana, masuk ke “HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Current\Version\Explorer\Advanced” buat DWORD yang bernama “EncryptionContextMenu” dan atur nilainya menjadi “1″. Sekarang Anda cukup hanya mengklik-kanan pada file dan pilih “Encrypt”.

8. Akses Folder dengan Cepat
Akses folder dengan cepat dengan memunculkannya pada Start Menu, Ketik “REGEDIT” pada “Run”, masuk ke “HKCR\Folder\shellex\ContextMenuHandlers”, klik-kanan “ContextMenuHandlers” dan klik “New | Key”.
Ketik ” dan tekan [Enter]. Sekarang, tahan [Shift], klik-kanan pada sebuah folder, dan pilih “Pin to Start Menu”.
9. Percepat Waktu Peng-Kopian
Vista memberikan prioritas yang tinggi untuk soundcard Anda, jadi Anda butuh untuk mendapatkan audio yang bebas dari masalah tanpa peduli apa yang PC Anda sedang proses. Karena hal tersebut bisa memperlambat proses pengkopian pada jaringan.
Untuk memperbaikinya, masuk ke “HKLM\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\Multimedia\SystemProfile”. Coba atur “NetworkThrottlingIndex” menjadi lebih 10 – 50 atau 60 sudah cukup efektif, kemudian reboot dan uji kecepatan jaringan Anda. Untuk informasi lebih, klik di sini.

10. Perbaiki Listing Drive
Jika Explorer tidak lagi menampilkan DVD drive Anda, masuk ke “HKLM\System\CurrentControlSet\Control\Class\” dan hapus pengaturan “UpperFilters” atau “LowerFilters”. Tips ini biasanya bekerja, tapi kadang bisa gagal jika memang aplikasi bersangkutan sudah bermasalah dari awalnya. Jika program berhenti bekerja, coba lihat apakah terdapat update, kemudian reinstall.

11. Akses Pengaturan Tampilan dengan Cepat
Klik-kanan saja pada desktop Windows Vista tidak cukup untuk membawa Anda langsung kepada menu pengaturan tampilan. Windows 7 sudah dipersiapkan untuk memperbaiki hal ini. Tapi, untuk sementara Anda bisa melakukannya dengan masuk ke “HKCR\Directory\Background\Shell”, klik-kanan “Shell”, pilih “New | Key” dan namakan “Display Settings”.
Klik-ganda “(Default)” oada bagian kanan panel dan masukkan “Display Settings” pada kotak Value Data. Sekarang, klik-kanan “Display Settings” pada bagian kiri panel, pilih “New | Key” kembali, dan namakan fungsi ini sebagai “command”.
Klik-ganda pada nilai Default fungsi-fungsi baru tersebut dan masukkan teks berikut ini: “rundll32 shell32.dll,Control_RunDLL DESK.CPL,@0,3″. Klik “OK” dan klik-kanan pada desktop untuk melihat opsi pengaturan tampilan yang baru.

12. Multiple Live Messenger Log-In
Biasanya, Windows Live Messenger (WLM) hanya memungkinkan Anda untuk masuk ke dalam satu akun saja pada satu waktu tertentu. Untuk membuatnya menjadi lebih dari satu, masuk ke “HKLM\Software\Microsoft\WindowsLive\Messenger”, buat nilai DWORD yang bernama “Multiple Instances” dan atur nilainya menjadi “1″. Untuk mengembalikan ke kondisi semula, cukup hapus nilai tersebut.

13. Bersihkan Menu-Menu
Anda telah meng-unsinstall sebuah aplikasi, tapi ia malah meninggalkan Anda sebuah cinderamata berupa ikon-ikon yang tidak berguna. Untuk memperbaiki ini, masuk ke “HKCR\*” dan “HKCR\Directory”. Perlebar panelnya, kemudian pilih “shellex\ContextMenuHandlers” dan lihat berbagai tombol di bawahnya yang berhubungan dengan perintah yang tidak Anda inginkan.
Pada PC, fungsi “HKCR\*\shellex\ContextMenuHandlers\7-Zip” berhubungangan dengan menu konteks 7-Zip, sebagai contohnya, untuk menghapusnya, klik “Delete” pada bagian kiri panel. Tapi hati-hati, sebaiknya Anda hanya menghapus jika sudah 100% yakin pada menu yang tepat.

14. Percepat Back-Up
Fitur NTCBACKUP milik Windows XP meningkatkan kinerjanya dengan mempertahankan daftar file sistem yang ia tahu kalau Anda tidak akan mungkin ingin membuat back-upnya. Tambahkan file dan folder yang Anda inginkan sendiri dan dapatkan hasil yang lebih baik lagi.
Lihat daftarnya pada “HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\BackupRestore\FileNotToBackup”.
15. Ubah Folder Instalasi Default
Kebanyakan instalasi default adalah folder Program Files, tapi jika Anda ingin menggantinya, masuk ke “HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion”, ubah “ProgramFilesDir” menjadi folder pilihan Anda dan reboot
16. Mengubah Nama Drive
Menambahkan sebuah pembaca kartu memori dan Explorer akan sering kali menghentikan folder komputer yang memiliki nama drive yang mirip. (“Removable Drive D: “, “Removable Drive E: “, dan seterusnya), membuatnya menjadi susah untuk membedakannya.
Anda bisa mengatasinya dengan “HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer”. Buatlah tombol dengan huruf dari drive (sebagai contoh “G”), dan di dalamnya buatlah lagi tombol baru yang bernama “DefaultLabel”. Klik-ganda pada tempat memasukkan nilainya, berilah nama “CompactFlash” (atau apapun sesuka Anda), dan klik “OK”. Restart Explorer atau tekan [F5] dan lihat perubahannya. Drive G: akan terbaca sebagai “CompactFlash (G:)”.

17. Wipe the Page File
Windows menyimpan memori halaman-halaman pada file paging selama Anda bekerja. Semuanya terdengar baik, sampai seseorang berhasil mengakses sistem Anda, menemukan file-file tersebut, dan menambahkan atau justru mengurangi sesuatu yang tidak Anda inginkan.
Untuk mengatasinya, masuk ke “HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SessionManager\MemoryManagement”, atur nilai “ClearPageFileAtShutdown” menjadi 1 dan reboot. Windows akan menghapus semua file halaman ketika ia dimatikan. Memang memperpanjang durasi dan proses, tapi meningkatkan keamanan.
18. Crash on Cue
Layar biru crash biasanya membawa kabar buruk, tetapi kadang Anda mungkin ingin memunculkannya untuk menguji laporan eror Windows misalnya. Ternyata trik Registry bisa membantu Anda bahkan untuk hal yang satu ini.
Masuk ke “HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\i8042prt\Parameters”, buat DWORD bernama “CrashOnCtrlScroll” dan atur nilainya menjadi 1. Reboot komputer Anda, dan untuk meng-crash cukup tahan [Ctrl] kanan dan tekan [Scroll Lock] dua kali. Setelah selesai, pastikan Anda segera menghapus perintah tersebut.

19. Save CPU Time
Sebuah PC standar biasanya memiliki beberapa program yang ingin menggunakan kapasitas prosesor pada saat yang bersamaan, dan Windows akan mengalokasi setiap periode dari CPU time sebuah “quantum” sebuah berpindah ke program yang berikutnya. Secara default, biasanya ini sangat pendek, sehingga PC akan menjadi responsif, tapi terkadang hal ini berarti Windows akan membuat waktu untuk berpindah di antara proses-proses tersebut.
Solusinya? Anda bisa mencoba apa yang Windows Server lakukan. Atur sistem untuk menggunakan quantem yang lebih lama. Atur “HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\PriorityControl\Win32PrioritySepartion” menjadi 16 (hex).
Quantum yang lebih lama berarti pergantian yang lebih sedikit di antara program jadi lebih sedikit waktu yang terbuang. Anda bisa memperhatikan kalau lag pada game atau pemutaran video akan menjadi lebih halus. Tapi, jika Anda menemukan masalah lainnya, cukup kembalikan nilai Win32PrioritySeparation menjadi nilai orisinilnya yaitu 26.

20. Non-aktifkan AutoRun
Fitur AutoRun milik Windows merupakan salah satu risiko keamanan yang berpotensi karena ia menjalankan kode secara otomatis ketika Anda menyambungkan alat yang bersifat removable ke dalam PC. Jika memang, hal tersebut bisa diatur secara manual saja, maka akan lebih aman untuk mematikan fitur tersebut.
Pada beberapa sistem, hal tersebut hanya bisa dilakukan melalui Registry. Masuklah ke “HKLM\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\IniFileMapping” dan buat tombol yang bernama “Autorun.inf”.
Kemudian, klik-ganda pada nilai defaultnya dan masukkan “@SYS:DoesNotExist”. Kemudian hapus “HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\MountPoints2″. Sekarang, Windows tidak lagi menjalankan kode apapun pada CD, DVD, atau portable drive secara otomatis. Anda harus menjalankannya secara manual.
semoga ada yang menambahkan tips yang lain untuk mempercepat kinerja komputer.

Senin, 18 Februari 2013

Cara Merawat RAM

Random Memory Acces
Random Memory Acces
Seringkali jika kita sudah berurusan denga Memory, pastilah kita berurusan dengan RAM.
Apa itu RAM? RAM yang merupakan singkatan dari Random Access Memory merupakan sebuah tempat daya tampung untuk berbagai macam data yang sedang anda simpan. RAM biasanya dalam sebuah sistem operasi komputer selalu bekerjasama dengan hardisk. RAM biasanya berperan dalam membuffer bagi semua aplikasi-aplikasi yang hendak kita jalankan.
Jika RAM dalam membuffer aplikas-aplikasi tersebut kurang maka bisa dimungkinkan hard disk juga kecepatannya kurang dalam mengeksekusi setiap perintah yang anda jalankan pada komputer ataupun laptop. Sedang kecepatan buffer itu sangat berpengaruh pada kecepatan dan kenyamanan aplikasi yang anda jalankan. Jadi jika terlalu banyak buffer yang tersimpan dalam hard disk, komputer akan terasa menjadi lambat, dan semakin lambat, disamping itu akan membebani hardisk dengan kerja yang super berat. Karena buffer membutuhkan akses yang cepat dan berulang-ulang.

Berikut Cara Untuk Merawat RAM pada komputer :
1. Siapkan penghapus kertas dan kuas.
2. Jangan lupa cabut kabel power dari STEKER,
3. Pertama cabut RAM (DDR/SDR) di PC anda, Selanjutnya bersihkan benkRAM/tempat melekatnya RAM(memori) anda dengan kuas, untuk RAM yang tidak terbaca atau terbaca sebagian, siapkan penghapus pensil.
4. Gosok bagian tembaga yang berwarna yang digunakan untuk menempelkan pada Motherboard sampai benar-benar tidak ada kotoran atau ada bekas karat. Setelah selesai tempelkan kembali RAM ke PC, lalu hidupkan PC anda

Tips merawat Hardisk

Harddisk
Tips Ampuh Cara Merawat Hard Disk Laptop/ PC - Salam iptek, Sudah seminggu tidak update content di TKJ48 rasanya kangen juga untuk berbagi informasi tentang komputer, yang mungkin bermanfaat untuk sobat yang masih newbie, maaf yang sudah master bisa langsung close saja.. heheee (bercanda mastah).. blog ini untuk siapa saja kok..
Langsung saja kita kembali ke topik, Hard disk merupakan sebuah media penyimpanan data pada komputer maupun laptop, mungkin banyak diantara sobat yang sudah memahami pengertian dan fungsi dari hard disk. Tetapi siapakah yang tahu cara merawat hard disk secara benar agar tidak cepat bad sector. Karena hard disk merupakan media yang cukup penting dalam sebuah komputer karena semua system komputer kita semua tersimpan di hard disk. Jika hard disk sobat rusak entah itu mungkin kena virus, bad sector, maupun tidak terbaca oleh komputer dan lain sebagainya maka akan cukup merepotkan kita, bukan??
Sebenarnya pada prinsip umum dari kerjanya hard disk memiliki sebuah piringan besi atau biasa disebut dengan (Platter) dengan penggerak motor yang bekerja dengan menggerakan sebuah head untuk melakukan proses input dan output sebuah data, dengan melalui proses kerja demikian membuat media yang satu ini sangat-sangat sensitif terhadap sebuah getaran atau benturan ketika sedang beroperasi, lain dari itu penyimpanan yang bertumpuk dan tak beraturan dapat menimbulakan terjadinya kerusakan pada Platter atau sering disebut dengan Bad Sector.
Dalam kasus, sebaiknya sobat harus menjaga atau merawat hard disk dengan baik. Dalam tutorial sebelumnya IT Newbie pernah membahas tentang 4 Tips Cara Memilih Flashdisk yang Baik dan 5 Tips Memilih Laptop Sesuai Kebutuhan.
Langsung saja akan kita bahas Tips Merawat Hard disk, seperti berikut ini:
1. Tips dengan melakukan Defragment secara berkala
Defragment merupakan suatu proses dimana sebuah program yang berinduk pada operasi system komputer yang fungsinya untuk merapikan dalam suatu objek program yang sebelumnya telah teracak-acak, dengan menggunakan fasilitas defragment object dari program akan tertata rapi. Dan sekiranya akan membuat komputer sobat sedikit lega dan juga dapat mempercepat proses kerja komputer sobat.
Untuk melakukan defragment, sobat bisa menuju ke Drive C - klik kanan Properties - Pada menu properties pilih Tools lalu lihat menu Defragment now (Lihat gambar)
Defragment Harddisk
Proses defragment memakan waktu kurang lebih 1 sampai 3 jam-an tergantung dari kapasitas hard disk sobat. Tunggu sampai selesai, setidaknya dengan melakukan defragment komputer sobat sedikit ringan dan terjaga dari kerusakan.
2. Tips dengan melakukan Disk Clean Up
Disk Cleanup merupakan salah satu proses untuk membersihkan file-file sampah atau biasa disebut dengan file-file temporary yang sudah tidak terpakai, atau biasanya sisa-sisa dari file uninstall dari sebuah aplikasi.
Unutk melakukan Disk Clean Up sobat bisa menuju ke klik kanan Drive C - Properties - lalu pilih tab General - kemudian pilih Disk Cleanup (Lihat Gambar)
Check disk Harddisk



Tunggu sampai selesai, biasanya proses dari disk clean up memerlukan waktu kurang lebih satu jam-an.
3. Tips Menjaga Kapasitas dari Hard Disk
Langkah ketiga ini merupakan langkah yang mudah yaitu sobat harus menyisakan 20% dari kapasitas hard disk agar kesehatan hard disk dapat terjaga dan agar hard disk dapat bekerja dengan ruang yang sedikit lega.
Setidaknya dengan mengikuti langkah -langkah diatas hard disk sobat dapat dicegah dari kerusakan.
Semoga tutorial Tips Ampuh Cara Merawat Hard Disk Laptop/ PC dapat bermanfaat.

Cara Merawat Motherboard supaya awet

Tips Merawat Motherboard/ Mainboard - Setelah membahas tentang tips merawat hardisk sekarang kita akan bahas tips merawat mainboard atu motherboard, sebelumnya kita akan cari tahu apa sih motherboard itu? dari wikipedia gue menemukan "Motherboard atau dengan kata lain mainboard adalah papan utama berupa PCB yang memiliki chip bios (program penggerak), jalur-jalur dan konektor sebagai penghubung akses masing-masing perangkat.

Motherboard yang banyak ditemui dipasaran saat ini adalah motherboard milik PC yang pertama kali dibuat dengan dasar agar dapat sesuai dengan spesifikasi PC IBM.

Motherboard atau disebut juga dengan Papan Induk Motherboard merupakan komponen utama dari sebuah PC, karena pada Motherboard-lah semua komponen PC anda akan disatukan. Bentuk motherboard seperti sebuah papan sirkuit elektronik. Motherboard merupakan tempat berlalu lalangnya data. Motherboard menghubungkan semua peralatan komputer dan membuatnya bekerja sama sehingga komputer berjalan dengan lancar"

Nah, sekarang tinggal mengetahui cara merawat motherboard kalo momther boardnya rusak otomatis komputer juga tidak bisa beroperasai dengan normal, maka dari itu motherboard harus dirawat dengan baik dan berikut 6 tips merawat motherboard atau mainboard.

Agar mainboard ini bisa lebih lama atau awet dalam pemakaian maka perlu diperhatikan tips singkat berikut ini :

  1. Gunakanlah Uninterruptible Power Supply (UPS) dan stavolt sebagai pengaman tegangan listrik sehingga tidak terjadinya pengaruh terhadap kinerja mainboard apabila terjadi perubahan tegangan listrik secara tiba-tiba.
  2. Perhatikan kebersihan bagian dalam CPU khususnya mainboard, apabila kotor lakukan pembersihan mainboard dengan menggunakan kompresor udara atau bisa juga dengan menggunakan kuas kurang lebih 3 bulan sekali atau sesuai dengan kebutuhan.
  3. Ventilasi udara yang ada pada casing jangan ditutup sehingga memperlancar terjadinya pertukaran udara bebas kedalam ruang Central Processing Unit (CPU) agar menjaga temperatur di dalam ruang CPU.
  4. Bersihkan slot-slot atau konetor yang menghubungkan mainboard dengan komponen lainnya dari debu sekali sebulan.
  5. Saat membersihkan agar selalu memperhatikan ada atau tidaknya baut-baut yang tertinggal di dalam mainboard, apabila ada segera angkat dari tempatnya untuk menghindari terjadinya hubungan pendek (korslet).
  6. Jangan membiarkan komputer tidak digunakan/tidak dihidupkan dalam kurun waktu yang cukup lama. Usahakan sekurang-kurangnya 3 kali digunakan/dihidupkan dlam seminggu.  
sekian tips cara merawat motherboard.. terimakasih ^-^

Rabu, 09 Januari 2013

Permohonan maaf..

Halo guys.. sesuai judul diatas,gw mau minta maaf nih :'(

karena akhir'' ini udh jarang nge-blog,karena kesibukkan di dunia nyata..
dan akhirnya skrg udh bisa nge-blog lagi :D tp,gw bingung mau masukkin apaan -_-

oke..sampai jumpa lain waktu..

Senin, 07 Januari 2013

Cara merawat mainboard/motherboard Laptop/Notebook/PC

Santai dihari minggu sambil bagi-bagi tips merawat motherboard buat sobat yang kurang perhatian sama komputernya. Mungkin tips merawat motherboard ini bisa bermanfaat karena cara ini juga yang masih saya lakukan untuk komputer saya. Komputer saya usianya bisa dibilang tua karena masih Pentium 4 (dari jaman SMA) motherboard dan isi-isinya pun masih jadul tapi sebaik mungkin saya rawat walau ada laptop tapi komputer ini masih menjadi andalan saya untuk mengerjakan berbagai macam tugas dan juga jalan-jalan di dunia maya. Sebagus-bagusnya motherboard sobat tapi bila tidak dirawat dengan baik bukan tidak mungkin usianya tidak bertahan lama dan cepat rusak yang bisa disebabkan berbagai macam hal. Berikut tips merawat motherboard yang biasanya saya lakukan ini mudah-mudahan bisa berguna untuk sobat.

- Jaga kebersihan motherboard dan slot-slotnya

Perhatikan kebersihan motherboard sobat, walaupun diletakan ditempat yang jauh dari debu dan kotoran tapi tetap cek kebersihan motherboard apabila kotor maka bersihkan dengan menggunakan kuas. Kotoran pada motherboard bisa juga menyebabkan korslet jadi bersihkan juga slot-slotnya karena bukan tidak mungkin slotnya terhindar dari kotor. Usahakan total dalam membersihakannya.

- Gunakan stabilizer dan UPS (Uninterruptible Power Supply)

Arus tegangan listrik sering tidak stabil dan berubah-ubah bisa menyebabkan kerusakan pada komponen motherboard, maka diperlukan stabilizer untuk membuat arus tegangan stabil. Dan UPS beguna apabila terjadi mati mendadak pada arus listrik maka cpu tidak langsung mati karena masih menyimpan arus listrik yang dapat bertahan beberapa menit sehingga motherboard lebih awet.

- Perhatikan pemasangan komponen
Komputer rusak bisa jadi karena kesalahan dalam pemasangan komponen atau bisa jadi karena pemasangan yang kurang baik jadi periksalah setiap komponen yang terpasang apakah sudah benar atau belum.

- Sering hidupkan computer
Jangan biarkan komputer tidak dihidupkan dalam jangka waktu yang lama paling tidah seminggu 2 atau 3 kali digunakan. Sebelumnya saya pernah tidak menghidupkan komputer selama sebulan dan ketika dihidupkan terlihat lebih lambat dari biasanya entah pengaruh darimana yang jelas itu bisa mempengaruhi komputer.
- Ventilasi udara yang ada pada casing jangan ditutup sehingga memperlancar terjadinya pertukaran udara bebas kedalam ruang Central Processing Unit (CPU) agar menjaga temperature dalam ruang CPU
-Saat membersihkan agar selalu memperhatikan ada atau tidaknya baut-baut yang tertinggal di dalam mainboard. Apabila ada segera diangkat dari tempatnya untuk menghindari terjadinya hubungan pendek (konslet).
-Hindari mainboard dari cairan (air/cairan yang lain)

Sederhana bukan, mungkin ada tips lain dari sobat yang bisa ditambahkan silahkan kita saling berbagi,